Wikipedia
Hasil penelusuran
Rabu, 28 Maret 2018
Selasa, 20 Februari 2018
Penyuluhan Dalam Gedung Puskesmas Cibiru Hilir
Tujuan dilaksanakannya penyuluhan dalam gedung ini yaitu tercapainya perubahan perilaku individu, keluarga dan masyarakat dalam membina dan memelihara perilaku sehat dan lingkungan sehat serta berperan aktif dalam mewujudkan derajat kesehatan yang optimal terutama di wilayah kerja Puskesmas Cibiru Hilir.
Penyuluhan Kesehatan Mata dan Gizi Ibu Hamil di RW 13 Desa Cibiru Wetan
Mengingat dalam pentingnya mencegah daripada mengobati, maka Puskesmas Cibiru Hilir melaksanakan kegiatan rutin ke posyandu yang di barengi dengan penyuluhan bagi masyarakat. Pada kesempatan kali ini salah satu staff Puskesmas memberikan penyuluhan mengenai kesehatan mata bagi masyarakat dan gizi ibu hamil dengan sasaran masyarakat yang berkunjung ke posyandu.
Kesehatan mata dapat dijaga dengan beberapa cara diantaranya yaitu rutin memeriksakan mata, mengonsumsi makanan bergizi, jangan terlalu lama menatap komputer, memakai kacamata hitam, tidak merokok, membuang makeup lama, rajin olahraga.
Asupan gizi ibu hamil menjadi faktor penting baik untuk pemenuhan nutrisi ibu hamil atau pun untuk pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Bahkan, dapat mengurangi risiko penyakit kronis pada anak Anda di masa mendatang.
- Makan pagi setiap hari. Jika sulit untuk makan pagi baik karena mual atau morning sickness yang dialami, cobalah makan roti gandum saat bangun tidur. Sertakan pula buah, oatmeal, sereal, serta susu rendah lemak atau yoghurt.
- Makanlah makanan berserat tinggi dan perbanyaklah asupan cairan, dari air putih atau pun jus buah, serta rajin berolahraga untuk mencegah konstipasi.
- Terapkan pola makan sehat dengan menu sereal gandum, sayuran, buah, dan kacang-kacangan.
- Hindari makanan pedas dan berlemak, terlebih jika Anda menderita penyakit maag. Disarankan makan dengan porsi kecil namun sering. Serta hindari berbaring setelah makan.
- Hindari mengonsumsi minuman beralkohol, kafein, minuman bersoda, ikan dengan kandungan merkuri tinggi. (http://www.alodokter.com/kebutuhan-nutrisi-gizi-ibu-hamil-yang-harus-dipenuhi)
Minggu, 18 Februari 2018
Penyuluhan Kesehatan Gigi Bayi Balita di Posyandu RW 11 Ds.Cibiru Hilir
Sebelum menjadi gigi dewasa, anak bayi
dan balita akan melalui fase tumbuh gigi susu. Gigi susu ini muncul
ketika bayi berusia 6-8 bulan, bahkan ada yang lebih cepat (sekitar 4
bulan) atau lebih lambat (diatas usia 1 tahun).
Sebenarnya, bakal calon gigi ini sudah
tumbuh sejak dalam kandungan di dalam gusi. Gigi susu tidak muncul
sekaligus, melainkan satu persatu yang diawali dengan gigi seri yang
berlanjut hingga ke gigi taring dan gigi geraham. Setelah tumbuh semua,
maka jumlah gigi susu adalah 20 buah, yang terdiri dari 4 gigi seri
atas, 4 gigi seri bawah, 2 gigi taring atas, 2 gigi taring bawah, 4 gigi
geraham atas, dan 4 gigi geraham bawah.
Perawatan gigi susu tidak boleh
diremehkan. Gigi susu yang baik menentukan kualitas gigi permanen yang
akan tumbuh. Selain itu gigi susu yang sehat membantu proses pengunyahan
menjadi lebih baik, sehingga memaksimalkan penyerapan nutrisi dan ini
membantu proses tumbuh kembang anak.
Yang perlu diperhatikan adalah gejala tumbuh gigi susu pada anak bayi dan balita hampir sama,
yaitu pada usia bayi ia akan mengeluarkan banyak air liur, kemudian rasa
gatal pada gigi yang menyebabkan bayi jadi suka menggigit, demam
ringan, dan tidak nafsu makan.
B. Perawatan Gigi Bayi dan Balita
1. Rutin “Berwisata” ke Dokter Gigi
2. Bersihkan Gusi Bayi Dengan Kassa
3. Ketika Gigi Susu Telah Tumbuh
Saat anak masih usia 6 bulan, gigi dan
gusi masih dirawat menggunakan kassa steril. Ketika anak sudah berusia 1
tahun, dengan masih menggunakan kain kassa untuk membersihkan gigi
anak, orang tua anak dianjurkan untuk mulai memperkenalkan sikat gigi dan
bagaimana cara menggunakannya. Kenalkan cara menyikat gigi dan buat
aktivitas menyikat gigi menjadi menyenangkan.
Ajarkan pula cara menyikat gigi yang
benar dan minta anak untuk ikut melakukan aktivitas menyikat gigi
minimal 2 kali sehari, saat pagi dan sebelum tidur. Untuk penggunaan
pasta gigi, sebaiknya ditunda hingga anak mengerti dan paham kegunaan
pasta gigi. Karena usia bayi dan balita cenderung untuk menelan pasta
gigi.
(https://abiummi.com/perawatan-kesehatan-gigi-bayi-dan-balita/)
Langganan:
Postingan (Atom)























