Wikipedia

Hasil penelusuran

Selasa, 31 Mei 2016

Penyelidikan Epidemiologi & Penyuluhan Kasus DBD di Ds.Cibiru Hilir

Penyelidikan Epidemiologi merupakan suatu kegiatan penyelidikan atau survey yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran terhadap masalah kesehatan atau penyakit.

Penyelidikan Epidemiologi yang dilaksanakan kali ini adalah terhadap kasus DBD hal ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran terhadap masalah kesehatan atau penyakit secara umum serta untuk mencegah terjadinya kasus Demam Berdarah di suatu lingkungan. Di samping Penyelidikan Epidemiologi terhadap kasus Demam Berdarah, kita juga harus melaksanakan Upaya Kesehatan Masyarakat yaitu dengan penyuluhan mengenai Demam Berdarah.



Berikut adalah hasil dari kegiatan Penyelidikan Epidemiologi terhadap kasus Demam Berdarah yang telah dilakukan di Desa Cibiru Hilir RW 13 :
 






Senin, 30 Mei 2016

Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Desa Cibiru Wetan Kec.Cileunyi Kab.Bandung

Gotong Royong merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dan bersifat suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan dengan lancar, mudah dan ringan. Contoh kegiatan yang dapat dilakukan secara Gotong Royong antara lain pembangunan fasilitas umum dan membersihkan lingkungan sekitar.

Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) merupakan kegiatan Gotong Royong masyarakat dalam kurun waktu selama satu bulan. Kegiatan ini sangat mendukung dalam pelestarian nilai nilai gotong royong untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan khususnya pembangunan desa.

Tujuan dari BBGRM ini yaitu melestarikan nilai-nilai Gotong Royong masyarakat, meningkatkan komitmen bersama oleh Pemerintah Pusat dan Daerah, Aparat Keamanan/ Desa, pihak Swasta dan masyarakat luas dalam rangka meningkatkan serta menumbuhkan kesadaran di masyarakat untuk memperbaiki kualitas hidup dan menanamkan kemandirian keluarga. Salah satu hal yang berperan disini adalah dalam bidang kesehatan.


Berikut merupakan foto-foto dari serangkaian kegiatan BBGRM yang telah diselenggarakan oleh Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat.















Minggu, 22 Mei 2016

LMCB UPTD YANKES CILEUNYI TAHUN 2016

Apa itu LMCB ???
Mungkin orang awan akan bertanya tanya, apa itu LMCB ??? LMCB merupakan sebuah singkatan yakni Leadership Managerial Capacity Building. Berdasarkan kepanjangan tersebut LMCB dapat di artikan sebagai peningkatan kapasitas manajerial kepemimpinan.
Apa sih tujuan dari kegiatan LMCB ini ???
Tujuannya yaitu membentuk kerjasama dalam tim.
Berikut ulasan kegiatan LMCB yang telah dilaksanakan oleh UPTD Yankes Kec.Cileunyi :
1. Pembukaan beserta penyajian materi oleh Dinas Kesehatan
2. Motivasi karyawan
3. Pengumuman Kinerja Puskesmas (Puskesmas Cinunuk, Cibiru Hilir, Cileunyi)
4. Hiburan
5. Permainan Leadership
6. Outbond
7. Penutupan

Foto LMCB UPTD Yankes Cileunyi Tahun 2016











Rabu, 18 Mei 2016

Kegiatan Luar Gedung Penyuluhan dan Konseling ASI

Kegiatan luar gedung ini merupakan kegiatan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) yang diselenggarakan oleh Puskesmas Cibiru Hilir. Dengan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya yang berada di dalam desa binaan Puskesmas Cibiru Hilir.
Berikut beberapa foto pelaksanaan penyuluhan, pembinaan posyandu & pelayanan meja 5, kegiatan puskel dan home visite serta konseling menyusui kepada keluarga rawan kesehatan yang telah diselenggarakan oleh Puskesmas Cibiru Hilir. 

Foto penyuluhan TB Paru di RW 02 Ds. Cibiru Hilir



Foto Kegiatan Pembinaan Posyandu dan pelayanan meja 5, Puskel serta Penyuluhan di RW 06 Ds.Cibiru Hilir




 Foto Home Visite + Konseling menyusui dengan ibu eklamsi berat post SC


Kamis, 12 Mei 2016

Kegiatan VCT di Puskesmas

Apa itu VCT ?
 VCT merupakan singkatan dari Voluntary Counseling Test yaitu kegiatan yang dilakukan secara sukarela yang meliputi konseling pra test, konseling post test, dan test HIV yang bersifat confidential dan secara lebih dini membantu orang mengetahui status HIV.

Mengapa perlu dilakukan dilakukan test seperti ini ??? Karena untuk mengetahui secara dini adanya HIV(+).

Siapa saja  yang perlu melakukan test VCT ???
Tentunya orang orang yang memiliki resiko tinggi terhadap penyakit ini diantaranya : pekerja s**s komersial, g**olo, w*ria, lsl, penasun serta orang yang sering mengalami infeksi menular seksual dan orang orang yang mempunyai resiko tinggi terhadap HIV lainnya.

Bagaimana kalau hasilnya positif ???
Kalau hasil tes positif, klien bebas untuk mendiskusikannya dengan konselor. Konselor juga akan menginformasikan fasilitas untuk tindak lanjut dan dukungan. Misalnya, jika klien membutuhkan terapi ARV ataupun dukungan dari kelompok sebaya (KDS). Selain itu, konselor juga akan memberikan informasi tentang cara hidup sehat dan bagaimana cara agar tidak menularkan ke orang lain.

Yang perlu diperhatikan pada test ini !!!
  1. Hasil tes HIV adalah rahasia yang seharusnya hanya diketahui oleh konselor dan klien saja.
  2. Proses VCT yang benar memegang teguh privacy dan juga memastikan kalau klien melakukan VCT dengan sukarela.

Voluntary Counseling Test (VCT)

Definisi Voluntary Counseling Test (VCT):
Proses konseling pra testing, konseling post testing, dan testing HIV secara sukarela yang bersifat confidential dan secara lebih dini membantu orang mengetahui status HIV. Konseling pra testing memberikan pengetahuan tentang HIV & manfaat testing, pengambilan keputusan untuk testing, dan perencanaan atas issue HIV yang akan dihadapi. Konseling post testing membantu seseorang untuk mengerti & menerima status (HIV+) dan merujuk pada layanan dukungan.
Voluntary Counseling Test (VCT) : Merupakan pintu masuk penting untuk pencegahan dan perawatan HIV
Konseling HIV/AIDS “ Dialog yang terjaga kerahasiaan antara konselor dan klien ".
  • Konseling membantu orang mengetahui statusnya lebih dini, menekankan kepada aspek perubahan perilaku, peningkatan kemampuan menghadapi stress, ketrampilan pemecahan masalah.
  • Konseling HIV juga menekankan pada issue HIV terkait seperti bagaimana hidup dengan HIV, Pencegahan HIV ke pasangan, dan issue-issue HIV yang berkelanjutan.
Konseling Bukanlah :
  • Memberitahu atau mengarahkan
  • Menasehati
  • Membuat gosip
  • Melaksanakan interogasi
  • Membuat pengakuan
  • Mendoakan
Elemen Penting dalam VCT
  • Tersedia waktu
  • Penerimaan klien dan berorintasi kepada klien
  • Mudah di Jangkau (Accessibility)
  • Confidentiality ( rasa nyaman)
Siapa yang disebut Konselor HIV?
  • Full time counselor yang berlatar belakang psikologi&ilmuwan psikologi (psychiatrists, family therapist, psikologi terapan) yang sudah mengikuti pelatihan VCT dengan standart WHO.
  • Profesional dari kalangan perawat, pekerja sosial, & dokter.
  • Community-based dan PLWHA yang sudah terlatih (Peer).
Konselor HIV
  1. Konselor Dasar (Lay Counselor)
    • Berangkat dari kebutuhan sebaya
    • Dekat dengan komunitas
    • Lebih mempromosikan VCT dan konseling dukungan.
  2. Konselor Profesional (Profesional Counselor)
    • Pre dan post konseling
    • Issue Psikososial
  3. Konselor Senior/pelatih (Senior Counselor)
    • Memberikan dukungan untuk konselor dan petugas managemen kasus
    • Mendampingi, supervisi dan memberikan bantuan teknis kepada konselor
TAHAPAN KONSELING PRE TEST
  • Alasan Test
  • Pengetahuan tentang HIV & manfaat testing
  • Perbaikan kesalahpahaman ttg HIV / AIDS
  • Penilaian pribadi resiko penularan HIV
  • Informasi tentang test HIV
  • Diskusi tentang kemungkinan hasil yang keluar
  • Kapasitas menghadapi hasil / dampak hasil
  • Kebutuhan dan dukungan potensial - rencana pengurangan resiko pribadi
  • Pemahaman tentang pentingnya test ulang.
  • Memberi waktu untuk mempertimbangkan.
  • Pengambilan keputusan setelah diberi informasi.
  • Membuat rencana tindak lanjut.
  • Memfasilitasi dan penandatanganan Informed Consent
KONSELING PASCA TEST
  • Dokter & Konselor Mengetahui Hasil Untuk Membantu Diagnosa Dan Dukungan Lebih Lanjut.
  • Hasil diberikan dalam amplop tertutup .
  • Hasil Disampaikan Dengan Jelas Dan Sederhana
  • Beri Waktu Untuk Bereaksi
  • Cek Pemahaman Hasil Test
  • Diskusi Makna Hasil Test
  • Dampak pribadi , keluarga , sosial terhadap odha , kepada siapa & bagaimana memberitahu.
  • Rencana pribadi penurunan resiko
  • Menangani reaksi emosional.
  • Apakah segera tersedia dukungan ?
  • Tindak lanjut perawatan & dukungan ke layanan managemen kasus atau layanan dukungan yang tersedia di wilayah.
ALUR VCT
Konseling Individual pra-testing - Periksa Darah dg Rapid Testing - Terima hasil & konseling Pasca Tes - Konseling Dukungan dan rujukan pelayanan Kesehatan & MK - Rujukan untuk dukungan proses yang sedang berjalan, termasuk Support group.

http://kpa-provsu.org/vct.php